all Street Melemah Setelah FOMC Minutes Memukul Saham Pertumbuhan

Dolar AS Naik ke Level Tertinggi 2 Tahun Setelah FOMC Minutes

Dolar AS melonjak ke level tertinggi hampir dua tahun pada hari Rabu setelah risalah pertemuan Federal Reserve terakhir memperkuat ekspektasi beberapa kenaikan suku bunga setengah persentase poin untuk meredam kenaikan inflasi. Pejabat Fed memandang kenaikan suku bunga yang agresif akan dilakukan pada pertemuan mendatang, terutama jika tekanan inflasi meningkat, menurut minutes tersebut. Para pejabat Fed juga setuju untuk mengurangi neraca sebesar $95 juta per bulan – $60 miliar kepemilikan Treasury dan $35 miliar sekuritas yang didukung hipotek – selama tiga bulan, menurut minutes tersebut. Sebelunya, greenback mendekati level tertinggi hampir dua tahun setelah Deputy Gubernur Fed Fed Lael Brainard mengatakan dia mengharapkan kombinasi kenaikan suku bunga dan pengurangan neraca yang cepat untuk membawa kebijakan moneter AS ke “posisi yang lebih netral ” akhir tahun ini.

Loonie Jatuh ke Level Terendah 1 Minggu

Dolar Kanada turun ke level terendah dalam lebih dari seminggu terhadap greenback hari Rabu, setelah harga minyak turun dan rencana the Fed yang secara rinci akan mengurangi neracanya. Loonie turun 0,4% pada 1,2530 terhadap greenback, setelah menyentuh level terlemah sejak 28 Maret di 1.2558. Harga minyak, salah satu ekspor utama Kanada, turun 5,6% menjadi $96,23 per barel.

Emas Flat Setelah FOMC Minutes

Harga emas stabil setelah FOMC minutes, karena daya tarik logam sebagai safe haven dan lindung nilai inflasi mengimbangi kenaikan suku bunga 50 basis poin yang diharapkan oleh bank sentral AS. Spot emas diperdagangkan flat pada $1.923,50 per ons.

Minyak Melemah Setelah Pelepasan Minyak dari SPR

Harga minyak turun tajam pada hari Rabu setelah negara-negara konsumen besar mengatakan mereka akan melepaskan minyak dari cadangan untuk melawan pengetatan pasokan. Minyak juga turun setelah risalah hawkish dari bank sentral AS yang mendukung dolar. Aksi jual terjadi hingga penutupan, dengan  minyak jenis Brent dan WTI ditutup pada level terendah sejak 16 Maret. Negara-negara yang tergabung pada anggota Badan Energi Internasional (IEA) akan melepaskan 120 juta barel dari cadangan strategis (SPR)  untuk mencoba menahan kenaikan harga. Pelepasan tersebut akan mencakup 60 juta dari AS, menurut dua sumber yang mengetahui masalah tersebut. Komitmen itu merupakan bagian dari pengumuman AS sebelumnya tentang pelepasan cadangan 180 juta barel. Ini adalah kedua kalinya IEA merilis cadangan tahun ini dan secara efektif meningkatkan pasokan di seluruh dunia sekitar 2 juta barel per hari selama setidaknya dua bulan ke depan saat dunia mencoba mengatasi potensi kehilangan minyak Rusia.

Wall Street Melemah Setelah FOMC Minutes Memukul Saham Pertumbuhan

Tiga indeks utama Wall Street kompak melemah kemarin, dipicu saham pertumbuhan setelah risalah pertemuan The Fed mempertajam fokus investor pada rencana bank sentral AS untuk memerangi inflasi. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,42% ke level 34.496,51, S&P 500 melemah 43,97 poin, atau 0,97% ke level 4.481,15 dan Nasdaq Composite turun 315,35 poin, atau 2,22% ke level 13.888,82.

Fokus Hari Ini : ECB Minutes & Jobless Claims AS

Setelah The Fed, hari ini giliran ECB yang akan merilis minutes-nya. Tingginya tingkat inflasi telah merubah pandangan arah kebijakan bank sentral, yang tadinya akomodatif menjadi ketat, tidak terkecuali ECB. Lewat minutes-nya nanti pasar kemungkinan akan mendapatkan petunjuk mengenai arah kebijakan bank sentral Eropa tersebut. Data ekonomi yang akan dirilis dianrtaranya retail sales zona euro dan jobless claims AS.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*