Beberapa pasar di dunia tutup hari ini dalam perayaan hari buruh (May Day)

Dollar melemah kemarin dalam pedagangan Choppy karena investor melakukan rebalancing portofolia akhir bulan. Rebalacing ulang akhir bulan dipandang sebagai negatif untuk greenback dengan investor kemungkinan akan menjual dolar atas mata uang utama lainnya. Indeks dolar melemah 0,22% hingga 99,27. Dollar sudah lengser dari level tertinggi tiga tahun, yang diraih akhir Maret pada level 102,99 setelah stimulus besar-besaran the Fed untuk melindungi ekonomi dari pandemi Covid-19. Sentimen risk-on yang terus meningkat akhir-akhir ini juga telah mengurangi pamor safe haven dollar. Investor semakin optimis bahwa ekonomi global kemungkinan akan pulih setelah aturan lockdown dilonggarkan dengan adanya penurunan kasus virus corona.

Euro menguat setelah ECB meeting yang tetap mempertahankan kebijakannya. Dalam rapatnya kemarin, ECB tetap mempertahankan suku bunga di 0,00%, serta tidak ada penambahan jumlah pembelian asset atau quantitative easing. Kebijakan ECB tersebut mengecewakan pelaku pasar yang berharap adanya penambahan jumlah pembelian obligasi.

Harga emas menguat 6% sepanjang perdagangan di bulan April, namun terkoreksi dalam lima hari terakhir, memaksa logam mulia tersebut jatuh ke bawah $1700 kemarin. Emas awalnya naik di April karena kekhawatiran dampak Covid-19 di AS setelah puluhan juta di AS kehilangan pekerjaan dan setelah stimulus triliunan pemerintahan AS untuk menyelamatkan negara dari pandemi. Namun dalam seminggu terakhir safe haven emas memudar setelah rencana pelonggaran lockdown di AS.

Kedua jenis minyak, baik Brent maupun WTI sudah reli sejak Selasa minggu ini. Minyak WTI reli 25% hari Kamis, didorong oleh optimisme keberhasilan uji klinis terhadap obat Covid-19, yaitu remdesivir. Selain itu, harga juga naik setelah EIA melaporkan cadangan minyak yang lebih kecil dari perkiraan. Harga minyak Brent juga turut menguat 7%, mengikuti penguatan WTI. Sementara itu, kenaikan minyak hari Kamis terjadi setelah Norwegia mengatakan akan memangkas output sebesar 250 ribu bph di bulan Juni dan 134 ribu bph pada paruh kedua tahun ini. Sentimen positif lainnya adalah pemerintah AS memberikan bantuan kepada produsen AS untuk menyimpan pasokan minyak, dengan menyediakan sembilan perusahaan ruang sewa dengan toral 23 juta barel yang dimiliki oleh cadangan minyak strategis pemerintah. Perusahaan-perusahaan yang mendapat bantuan tersebut antara lainl Exxon Mobile, Alon USA, Atlantic Trading, Energy Trasfer, Equinor Marketing & Trading, Mecuria Energy, MVP Holdings dan Vitol.

Saham-saham di Jepang dan indeks saham berjangka AS turun hari ini setelah peringatan dari perusahaan Amazon dan Aplle mengenai dampak virus corona. Amazom memperingatkan kemungkinan kerugian di kuartal kedua, sementara Apple mengabaikan perkiraan pendapatan untuk pertama kali dalam beberapa dekade. Indeks future S&P 500 turun 1%, sementara indeks future Nikkei turun 0,9%.

Fokus Hari Ini : ISM Manufacturing AS
Beberapa pasar di dunia tutup hari ini dalam perayaan hari buruh. Untuk itu, pergerakan pasar keuangan kemungkinan akan cenderung bergerak mendatar. Meski begitu, ada beberapa data yang masih layak dicermati, salah satu adalah ISM Manufacturing PMI AS. Data tersebut menunjukkan sektor manufaktur di AS yang diperkirakan terkontraksi 36,7 di April, lebih dalam dari kontraksi 49,1 di Maret.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*