Dolar AS Berbalik Turun

Dolar AS turun dalam tiga sesi berturut-turut, menghapus sebagian besar kenaikan Februari. Bitcoin menyentuh $48.000 dalam momentum pembelian setelah investasi Tesla. Saham China menguat 2%, Nasdaq dan Russell 2000 mencapai tertinggi baru, namun Dow dan S&P 500 terkoreksi.

MARKETS
*Daily closing price
↗ EUR/USD 1.2116 (+0.56%)
↗ GBP/USD 1.3813 (+0.54%)
↘ USD/JPY 104.57 (-0.62%)
↘ S&P 500 3912.60 (-0.08%)
↗ Hang Seng 29,476.19 (+0.53%)
↗ Gold 1835.61 (+0.30%)
↗ Oil (Brent) 61.20 (+1.06%)
↗ Bitcoin 47,380 (+2.02%)

NEWS
Cakupan paket stimulus fiskal AS yang lebih besar dari perkiraan mendorong imbal hasil Treasury, namun membebani dolar AS, sementara saham di Wall Street berakhir datar. Indeks dolar sempat mencapai level terendah 2 minggu sebelum berakhir turun 0,6%.

Joe Biden mengakui batas pendapatan $75.000 untuk putaran berikutnya dari tagihan stimulus $1.400, dengan harapan kesepakatan penuh $ 1.9 miliar dapat disahkan dengan dukungan bipartisan. Pelemahan dolar telah menopang logam mulia, dengan emas naik untuk hari ketiga.

Spekulasi bahwa lebih banyak perusahaan akan bergabung dengan Tesla dalam memegang Bitcoin, serta pelemahan dolar AS mengangkat mata uang kripto BTC mendekati $50.000 untuk pertama kalinya.

Saham-saham di China mengalami kenaikan tajam dalam dua hari setelah investor bereaksi positif terhadap berita dari regulator bahwa Bursa Efek Shenzhen akan bergabung dengan UKM. Kekhawatiran juga mereda tentang reformasi anti-monopoli baru yang mungkin tidak berdampak langsung pada raksasa teknologi besar China.

DAY AHEAD
*Times in GMT
01:30 – China Producer Price Index (YoY)(Jan) [0.4 % Exp vs. -0.4 % Prev]
01:30 – China Consumer Price Index (YoY)(Jan) [0 % Exp vs. 0.2 % Prev]
07:00 – Germany Harmonized Index of Consumer Prices (YoY)(Jan) [1.6 % Exp vs. 1.6 % Prev]
13:30 – US Consumer Price Index (YoY)(Jan) [1.5 % Exp vs. 1.4 % Prev]
17:00 – BoE’s Governor Bailey speech

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*