Dollar AS menguat pada hari Selasa

Dollar AS menguat pada hari Selasa setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia membatalkan negosiasi dengan Demokrat tentang paket bantuan virus korona baru, meningkatkan kekhawatiran mengenai pemulihan ekonomi AS dan mendorong perpindahan ke aset safe haven seperti greenback. Trump, sehari setelah meninggalkan rumah sakit untuk perawatan COVID-19, menginstruksikan perwakilannya untuk berhenti merundingkan RUU stimulus fiskal hingga setelah pemilihan AS 3 November. Dari data, defisit perdagangan AS membengkak 5,9% pada Agustus menjadi $ 67,1 miliar, terbesar dalam 14 tahun karena impor naik lagi, menunjukkan bahwa perdagangan dapat menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga. Indeks dollar menguat 0,41% menjadi 93,797.

Ausie berbalik turun setelah rapat RBA yang tetap mempertahankan suku bunga di 0,25%, namun membuka peluang adanya pemangkasan suku bunga lanjutan. Sementara itu, Australia membelanjakan sebesar AUD$4 miliar selama tahun depan untuk membayar bisnis yang mempekerjakan mereka yang berusia di bawah 35 tahun, yang merupakan bagian dari rencana untuk meningkatkan pekerjaan dan pertumbuhan.

Harga emas turun lebih dari 1% pada hari Selasa, setelah sempat naik ke level tertinggi dua pekan, setelah Trump membatalkan negosiasi perihal paket stimulus bantuan virus Corona hingga pemilihan umum berakhir. Harga emas cenderung menguat oleh kebijakan stimulus dari bank sentral karena secara luas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang. Emas spot turun 1,4%.

Harga minyak naik hampir 2% pada perdagangan Selasa, terangkat oleh gangguan pasokan yang diperkirakan akibat badai yang mendekati Teluk Meksiko dan pemogokan pekerja minyak di Norwegia. Perusahaan minyak menutup anjungan lepas pantai karena Badai Delta berada di jalur untuk mencapai Teluk Meksiko pada hari Kamis. Ini akan menjadi badai ke-10 yang melanda AS tahun ini, yang akan memecahkan rekor sejak lebih dari satu abad yang lalu. Royal Dutch Shell Plc mengatakan sedang mengevakuasi pekerja yang tidak penting dari kesembilan operasi lepas pantai Teluk Meksiko dan bersiap untuk menghentikan produksi. Equinor ASA dan BHP Group Ltd juga menghentikan produksi dan mengevakuasi pekerja. Di sisi lain, produksi minyak Norwegia turun 8% karena pemogokan pekerja minyak. Namun, reli minyak tersendat setelah presiden Trump menginstruksikan untuk menghentikan perundingan paket stimulus dengan Partai Demokrat. Sementara itu, tadi pagi API melaporkan cadangan minyak AS yang naik 950 ribu barel.

Bursa saham AS melemah setelah setelah Presiden Donald Trump mengatakan akan membatalkan negosiasi dengan anggota parlemen Demokrat tentang undang-undang bantuan virus corona sampai setelah pemilihan. Pernyataan tersebut membuat tiga indeks utama Wall Street jatuh lebih 1%, dengan indeks Dow Jones turun 1,34%, S&P 500 melemah 1,40% dan Nasdaq melorot 1,57%.

Fokus Hari Ini: Lagarde, FOMC Minutes
Presiden ECB Christine Lagarde akan kembali menyampaikan pidatonya pada event International Forum melalui daring. Lewat pernyataannya pasar ingin mengenai arah kebijakan ECB, khusunya yang terkait stimulus batuan Covid-19. Fokus pasar lainnya adalah FOMC minutes, yang merupakan notulen dari rapat the Fed bulan lalu. Pasar memperkirakan the Fed masih akan menyampaikan nada dovish.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*