Dollar AS Rebound dari Level Terendah Tiga Bulan

Dollar AS rebound dari level terendah hampir tiga bulan atas mata uang utama dunia lainnya pada hari Senin setelah data yang data menunjukkan bahwa AS Aktivitas bisnis berkembang pada tingkat tercepat dalam lebih dari lima tahun di bulan November. Indeks manajer pembelian (PMI) sektor manufaktur dan jasa versi IHS Markit mampu melampaui perkiraan paling optimis dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan keduanya akan flat, mengimbangi data yang menunjukkan momentum ekonomi melambat setelah rebound di kuartal ketiga dari penurunan bersejarah terakhir musim semi. Dollar sempat tertekan setelah AstraZeneca mengatakan bahwa vaksin COVID-19-nya bisa efektif sekitar 90% dan akan bersiap untuk mengirimkan data ke otoritas di seluruh dunia yang memiliki kerangka kerja untuk persetujuan bersyarat atau awal. Indeks dollar menguat 0,18% menjadi 92,48.
Pound Menguat Berkat Optimisme Vaksin dan Berkurangnya Kekhawatiran Brexit
Pound Inggris menjadi salah satu mata uang yang berkinerja terbaik terhadap dollar AS karena mendapat dorongan dari pertumbuhan internasional yang lebih cepat dan melewati kekhawatiran Brexit yang telah membebani mata uang. Sterling naik 0,29% menjadi $ 1,3322, didorong oleh optimisme atas vaksin COVID- 19 dan karena investor bertaruh Inggris dan Uni Eropa akan mencapai kesepakatan perdagangan Brexit.
Emas Turun ke Level Terendah 4 Bulan
Emas turun ke level terendah dalam empat bulan pada hari Senin setelah data PMI AS di bulan November yang lebih baik dari perkiraan, serta uji coba vaksin COVID-19 yang menjanjikan, meningkatkan harapan untuk pemulihan ekonomi yang lebih cepat. Harga emas spot turun 1,7% menjadi $ 1,838.71.
Minyak Naik Lebih dari 2% Berkat Harapan Vaksin
Harga minyak naik lebih dari 2% pada hari Senin, memperpanjang kenaikan minggu lalu menyusul laporan terbaru dari uji coba vaksin virus corona yang memberikan harapan bagi adanya pemulihan permintaan. Produsen obat Inggris AstraZeneca mengatakan pada hari Senin bahwa vaksinnya, yang dikembangkan bersama dengan Universitas Oxford, bisa efektif sekitar 90%. Sentimen juga didukung oleh ekspektasi bahwa OPEC, Rusia dan produsen lain, atau kelompok yang dikenal dengan OPEC+, kemungkinan akan melihat opsi untuk memperpanjang kesepakatannya pada pemngkasan produksi setidaknya tiga bulan dari Januari, ketika mereka mengadakan rapat pada 30 November-1 Desember mendatang. Sementara itu, struktur contango di pasar, di mana harga kontrak pengiriman bulan depan lebih rendah daripada kontrak pengiriman enam bulan kemudian, menyempit menjadi hanya $31 sen, terkecil sejak pertengahan Juni, mencerminkan pandangan trader bahwa kelebihan pasokan yang berkelanjutan sedang surut.

Wall Street Menguat Berkat Berita Vaksin
Tiga indeks utama Wall Street ditutup menguat setelah menjalani sesi perdagangan yang fluktuatif. Tarik menarik terjadi antara saham sektor energi dan industri yang terkerek berkat berita vaksin Covid-19 dengan saham berkapitalisasi jumbo akhirnya menahan penguatan di dua indeks utama. Indeks Dow Jones naik 1,12%, S&P 500 menguat 0,56% dan Nasdaq Composite naik 0,22%.

Fokus Hari ini : Autumn Forecast Statement Inggris, IFO Jerman & Consumer Confidence AS Inggris akan merilis Autumn Forecast Statement, yang didalamnya terdapat proyeksi ekonomi terbaru dan RAPBN untuk tahun yang akan datang. Fokus pasar lainnya adalah IFO Jerman, yang diperkirakan melambat 90,5 di November, dari sebelumnya 92,7. Sementara data AS yang akan dirilis adalah CB consumer confidence, yang juga diperkirakan melambat menjadi 98,3 di November, dari sebelumnya 100,9.1

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*