Dollar Kanada (loonie) Naik ke Level Tertinggi

Dollar Kanada (loonie) naik ke level tertinggi lebih dari dua minggu atas dollar AS berkat kenaikan harga minyak dan potensi stimulus AS, mengimbangi komentar Gubernur Bank of Canada (BoC) Tiff Macklem mengenai negative rate. Saham AS naik setelah Presiden Donald Trump mendorong harapan bantuan fiskal baru, sementara harga minyak, yang merupakan komoditas ekspor andalan Kanada, naik 3,1% berkat penghentian produksi menjelang badai di Teluk AS. Sentimen tersebut mampu menutupi komentar Macklem yang sempat menyinggung negatif rate. BoC tidak secara aktif membahas negative rate, namun itu merupakan alat kebijakan yang dapat digunakan bank sentral untuk mengatasi tantangan ekonomi yang disebabkan oleh wabah virus corona. USD/CAD turun 0,4% menjadi 1.3201.

Dollar AS flat atas mata uang utama dunia lainnya pada hari Kamis karena investor menunggu berita baru mengenai perkembangan stimulus fiskal AS. Greenback terpukul oleh sentimen risk-on setelah Trump pada Selasa menghentikan negosiasi dengan Demokrat tentang paket ekonomi baru, tetapi kemudian menyetujui stimulus yang lebih bertarget untuk mengimbangi kerusakan ekonomi dari virus korona.

Harga emas menguat pada hari Kamis di tengah ketidakpastian pemilu AS dan taruhan bahwa stimulus baru akan mendorong inflasi mengimbangi peningkatan selera investor untuk aset berisiko. Komentar Trump menengenai adanya stimulus baru berhasil mengangkat harga emas, namun kenaikannya terbatas karena komentar tersebut juga mendorong kenaikan saham. Harga emas spot naik 0,1%.

Harga minyak naik pada hari Kamis setelah terhentinya produksi minyak di AS dan Norwegia. Para pekerja minyak dan gas telah menarik diri dari fasilitas produksi Teluk AS di lepas pantai karena Badai Delta diperkirakan akan meningkat menjadi badai Kategori 3 yang kuat. Hampir 1,5 juta barel produksi harian dihentikan. Selain itu, penghentian produksi juga terjadi di Norwegia menyusul pemogokan kerja di Laut Utara. Lapangan utama Johan Sverdrup harus ditutup kecuali pemogokan berakhir pada 14 Oktober. Optimisme bantuan stimulus dari pemerintah AS juga mengangkat sentimen setelah Presiden Donald Trump menulis di Twitter bahwa Kongres harus memberikan dana untuk maskapai penerbangan, usaha kecil, dan pemeriksaan stimulus untuk individu, memicu harapan untuk bantuan. Minyak semakin terangkat setelah Sekjen OPEC Mohammad Barkindo mengatakan bahwa hal terburuk di pasar minyak sudah berlalu. Komentar itu muncul saat OPEC meluncurkan Outlook Minyak Dunia tahunannya.

Tiga indeks utama Wall Street kembali menguat pada perdagangan Kamis menyusul komentar terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memicu harapan akan dukungan bantuan fiskal baru. Saham perusahaan penerbangan menguat tajam setelah komentar Trump tersebut, dengan United dan Delta masing-masing naik lebih dari 1%. Indeks Dow Jones naik 0,4%, S&P 500 naik 0,8%, dan Nasdaq naik 0,5%.

Fokus Hari Ini: RBA, PMI China, Data Ketenagakerjaan Kanada
Mengakhiri perdagangan di minggu ini, masih ada serangkaian data, serta event yang layak disimak oleh pelaku pasarr. Dari Asia, ada RBA Financial Stability Review, yang kemudian disusul data PMI sektor jasa dari Caixin. Beralih ke Eropa, Inggris akan merilis data PDB, industrial dan manufacturing production. Terakhir, ada data ketenagakerjaan dari Kanada.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*