Jum. Jun 14th, 2024

EUR/USD Berhasil Bertahan di Atas Level 1,0900, Potensi Bullish Tampak Utuh

By admin Nov22,2023

Pasangan EUR/USD naik tipis selama sesi Asia pada hari Rabu dan untuk saat ini, tampaknya telah menghentikan pullback korektif hari sebelumnya dari area 1.0965, atau level tertinggi sejak 11 Agustus. Harga spot saat ini diperdagangkan di sekitar area 1.0915-1.0920, naik kurang dari 0,10% untuk hari ini, dan tetap bergantung pada dinamika harga Dolar AS (USD).

Indeks USD (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang mata uang, berusaha keras untuk memanfaatkan pemantulan semalam dari level terendah tiga bulan dan ternyata menjadi faktor kunci yang memberikan dukungan pada pasangan EUR/USD. Risalah dari pertemuan Federal Reserve (The Fed) pada 31 Oktober-1 November mengungkapkan bahwa para pembuat kebijakan mendukung kenaikan suku bunga yang lebih tinggi untuk beberapa waktu guna menjinakkan inflasi. Prospek hawkish tersebut memicu rally dalam perdagangan harian pada imbal hasil obligasi Treasury AS dan mendorong beberapa aksi short-covering USD pada hari Selasa.

Namun, para pelaku pasar tampaknya yakin bahwa bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga daripada menaikkan dan masih memprakirakan kemungkinan pemangkasan suku bunga pada pertemuan kebijakan tanggal 30 April-1 Mei. Hal ini, pada gilirannya, menyeret imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun kembali ke level terendah dua bulan dan membatasi kenaikan Greenback. Selain itu, pernyataan hawkish semalam dari Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde menawarkan beberapa dukungan untuk mata uang bersama dan bertindak sebagai pendorong bagi pasangan EUR/USD.

Berbicara di sebuah acara di Berlin, Lagarde mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk menyatakan kemenangan atas inflasi dan bahwa taruhan berdasarkan aliran data jangka pendek terlalu dini. Hal ini memaksa investor untuk mengurangi ekspektasi mereka bahwa langkah ECB selanjutnya adalah penurunan suku bunga, paling cepat pada bulan April, yang pada gilirannya, menahan para pembeli untuk menempatkan taruhan baru di sekitar EUR/USD. Oleh karena itu, akan lebih bijaksana untuk menunggu beberapa aksi beli lanjutan sebelum menempatkan posisi untuk melanjutkan momentum penembusan baru-baru ini melalui pertemuan Simple Moving Average (SMA) 100 dan 200 hari.

Ke depan, tidak ada data ekonomi yang relevan yang akan dirilis dari Zona Euro pada hari Rabu. Sementara itu, jadwal ekonomi AS menampilkan rilis Klaim Tunjangan Pengangguran Awal Mingguan, Pesanan Barang Tahan Lama, dan Indeks Sentimen Konsumen Michigan yang direvisi di awal sesi Amerika Utara. Hal ini, bersama dengan imbal hasil obligasi AS dan sentimen risiko yang lebih luas, akan mempengaruhi permintaan USD dan memberikan dorongan pada pasangan EUR/USD.

Klik link, agar tidak ketinggalan informasi menarik lainnya seputar dunia trading.

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *