Harga Emas Berbalik Turun, Menyerahkan Keuntungan Sebelumnya

Gold

Fedspeak Masih Bernada Hawkish

Presiden Fed Chicago Charles Evans dan, Wakil Ketua Federal Reserve Lael Brainard. Evans mengatakan bahwa Fed perlu “hati-hati dan bijaksana” menavigasi ke tingkat kebijakan yang “cukup ketat”, seperti dilansir Reuters, sementara Brainard berpendapat bah- wa kebijakan moneter AS telah mulai dirasakan dalam ekonomi yang mungkin melambat lebih cepat dari yang diharapkan. Namun kedua pejabat tersebut, menjelaskan bahwa “kebijakan moneter akan membatasi untuk beberapa waktu untuk memastikan bah- wa inflasi bergerak kembali ke target dari waktu ke waktu,” kata Brainard. “Target suku bunga perlu naik sedikit di atas 4,5% pada awal tahun depan dan tetap di sana karena Fed mengambil saham,” bantah Evans.

Bursa Saham Berada di Zona Merah Oleh Prospek Hawkish Fed

Bursa saham Asia jatuh di hari Senin karena sejumlah data AS yang lebih baik dari perkiraan. data pekerjaan yang dirilis pada hari Jumat memperkuat taruhan kenaikan suku bunga Federal Reserve yang lebih besar. Kekhawatiran yang tersisa seputar perang Rusia-Ukraina dan perang chip AS-China juga merusak sentiment pasar sehingga terjadi risk off. Bursa saham AS berada di Zona Merah saat pasar sedang libur.

Risk Off Masih Terjadi, Dolar AS Naik Kembali

Dolar Amerika Serikat memperpanjang momentum kenaikannya sejak minggu lalu terhadap sebagian besar rival utamanya karena aksi risk off mendominasi perdagangan. Di satu sisi, suasana suram pasar didukung oleh Rusia ketika negara itu melanjutkan se- rangan agresifnya terhadap Ukraina. Pasukan Rusia dikabarkan menembakkan beberapa rudal yang menargetkan sistem komu- nikasi dan energi. Serangan itu mencapai Kyiv dan memicu pemadaman listrik besar-besaran di beberapa kota Ukraina. Hal ini turut meningkatkan permintaan akan safe haven, Dolar AS. Sementara, Bank of England mengumumkan sejumlah langkah-langkah moneter tambahan untuk mendukung sistem keuangan. Hal ini membuat yield obligasi AS juga naik kembali dan mendorong Dolar AS lebih tinggi. Dolar terapresiasi terhadap saingan safe-haven, USD/CHF diperdagangkan di sekitar paritas dan USD/JPY mencapai 145,70, mendekati level tertinggi yang memicu intervensi BOJ kembali. Pasangan EUR/USD menetap di 0,9700, GBP/USD mengakhiri hari di zona harga 1,1050. AUD/USD jatuh ke 0,6274 terendah baru 2 tahun. USD/CAD diperdagangkan di sekitar 1,3760 karena harga minyak menyerah pada suasana pasar yang suram. Indek dolar AS (DXY) mencapai posisi tertinggi 113.333 setelah naik dari terendah 112.621 .

Harga Minyak Turun Oleh Aksi Ambil Untung

Harga minyak WTI menelusuri kembali setengah dari lonjakan harga pada Jumat lalu di hari Senin. Harga kembali ke level di bawah $91,00. Minyak mentah terdepresiasi dari level tertinggi 5 minggu ini di $93,60 ke kisaran $90,00 per barel. Turunnya harga min- yak saat ini didorong oleh kekhawatiran ekonomi dan aksi ambil yang memanfaatkan momentum penguatan Dolar AS kembali.

Harga Emas Berbalik Turun, Menyerahkan Keuntungan Sebelumnya

Harga emas bersiap untuk bergerak ke level support utama di dekat $1.675. Harga tidak hanya mencapai $1.675, tetapi juga men- capai level terendah $1.665,77. Karena pasar tetap pada tema Federal Reserve yang hawkish. Harga terdorong ke bawah dan tidak melihat ke belakang, sempat berhenti hanya untuk candle per jam singkat di pasar Eropa. Namun pada pembukaan perdagangan sesi New York, harga kembali melanjutkan penurunan dari sekitar $1,677.

Fokus Pasar Hari Ini :

Australia malaporkan angka indek kepercayaan konsumen yang mengalami penurunan, dari angka 84.4 menjadi 83.7. Hasil ini membuat Aussie semakin tertekan dalam perdagangan AUD/USD. Inggris akan melaporkan angka tingkat pengangguran yang di- perkirakan akan menguat. Dari pertumbuhan lapangan kerja 40K menjadi minus 155k, menunjukkan ada penurunan yang sangat signifikan dalam ketersediaan lapangan kerja. Tingkat pengangguran stabil di 3.6%. Hasil yang demikian ini menunjukkan bahwa situasi ini membuat Poundsterling semakin terdesak dalam perdagangan GBP/USD. Eksekutif FED, Harker dan Mester akan dijad- walkan akan memberikan pernyataan. Pasar akan menantikan isyarat kebijakan moneter mereka selanjutnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*