Kam. Mei 16th, 2024

IHSG Berpotensi Bergerak Sideways, 6 Saham Ini Bisa Jadi Pilihan Trading

By admin Des7,2023

Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG ditutup turun 0.19% diperdagangan kemarin (06/12), dan disertai dengan net sell asing sebesar Rp517 miliar.

Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, GOTO, BBRI, BBCA, dan UNTR.

Sementara itu, Wall Street mencatat pelemahan.

Kemarin (06/12), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah sebesar 0,19%, begitu juga dengan S&P 500 yang turun sebesar 0,39%, sementara indeks Nasdaq turut terkoreksi sebesar 0,58%. ADP employment change untuk November 2023 mencapai 103.000, di bawah perkiraan. Neraca perdagangan (balance of trade) untuk Oktober 2023 mencatat defisit USD 64,3 miliar. Nanti malam AS akan mengumumkan initial jobless claims untuk periode yang berakhir tanggal 2 Desember 2023. Perusahaan cloud Box melemah hampir 11% setelah menyampaikan kinerja kuartal ketiga di bawah eskpektasi.

Di sisi lain, Bursa Asia Pasifik mengalami penguatan.

Kemarin (06/12), sebagian besar bursa di kawasan regional Asia Pasifik mencatat penguatan. Di antara yang mencatat kenaikan signifikan adalah Nikkei (2,04%) dan S&P/ASX 200 (1,65%). Australia mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 2,1% YoY pada 3Q23, di atas perkiraan. Taiwan membukukan inflasi November 2023 sebesar 2,8% YoY, di atas perkiraan. Hari ini Indonesia akan mengumumkan cadangan devisa (foreign exchange reserves) untuk November 2023.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Kamis (07/12), Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman memperkirakan, “Hari ini IHSG berpotensi bergerak sideways di range 7060-7150. Level support IHSG berada di 7060-7070 dan level resist IHSG berada di 7120-7150.”

Lebih lanjut disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, Kamis (07/12), yaitu; ADMR, HRUM, BRPT, BBRI, GJTL, dan HMSP.

Berikut ini rekomendasi trading sahamnya;

1.ADMR: Buy on Weakness
Support di 1280, cutloss jika break di bawah 1250.
Jika tidak break di bawah 1280, potensi naik ke 1330-1360 short term.

2.HRUM: Sell on High
Resistance di 1310-1340.
Support di 1250, cutloss jika break di bawah 1210.

3.BRPT: Sell on High
Resistance di 1330-1400.
Support di 1280, cutloss jika break di bawah 1250.

4.BBRI: Buy on Weakness
Support di 5375, cutloss jika break di bawah 5300.
Jika tidak break di bawah 5375, potensi naik ke 5500-5575 short term.

5.GJTL: Spec Buy
Support di 960, cutloss jika break di bawah 910.
Jika tidak break di bawah 960, potensi naik ke 1020-1050 short term.

6.HMSP: Spec Buy
Support di 900, cutloss jika break di bawah 890.
Jika tidak break di bawah 900, potensi naik ke 930-945 short term.

Klik link, agar tidak ketinggalan informasi menarik lainnya seputar dunia trading.

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *