Keruntuhan Sektor Jasa Menyeret Dolar AS

DOLLAR

Lapangan Kerja AS Masih Tumbuh, Pendapatan Lebih Rendah, ISM Masih Kontraksi

Data NFP menunjukkan ada kenaikan pekerjaan sebanyak 223.000 pekerjaan di bulan Desember, diatas estimasi 203.000. Pembacaan November direvisi turun dari 263.000 menjadi 256.000. Perekonomian masih menambah pekerjaan, tetapi ini adalah laju terlemah sejak Desember 2020. Semua poin data pendapatan rata-rata per jam datang lebih lemah dari yang diharapkan. Peningkatan pendapatan per jam rata-rata tahun ke tahun sebesar 4,6%, jauh lebih rendah dari perkiraan 5,0% dan pembacaan sebelumnya yang direvisi turun sebesar 4,8%. Tingkat pengangguran berada di 3,5%, kembali ke level terendah yang terlihat sejak 1960-an. Data indeks layanan ISM jatuh ke wilayah kontraksi untuk pertama kalinya sejak Mei 2020. Laporan Layanan ISM Desember sangat lemah dan mendukung gagasan bahwa layanan bagian dari perekonomian akhirnya hancur.

Bursa Saham AS Menguat Seiring Laporan NFP Yang Kuat

Saham AS awalnya menguat setelah laporan NFP menunjukkan pasar tenaga kerja tetap kuat dan risiko spiral harga upah mereda.
The Fed akan tetap pada jalur pengetatan tetapi risiko lebih banyak kenaikan di musim semi mereda karena optimisme tumbuh
bahwa tekanan upah akan terus turun. Bursa saham mendapat dorongan karena yakin kenaikan suku bunga Fed dipangkas, tetapi
risiko pendapatan membuat kenaikan terbatas. Fokus bergeser ke laporan inflasi minggu depan dan pedagang tidak perlu heran
jika inflasi turun lebih jauh dari yang diharapkan. Reli pasar saham yang didorong NFP memudar tetapi dengan cepat mendapatkan minat beli kembali setelah indek jasa ISM jatuh ke wilayah kontraksi untuk pertama kalinya sejak Mei 2020. Laporan jasa ISM Desember ini sangat lemah dan mendukung gagasan bahwa sektor jasa sebagai bagian dari perekonomian AS akhirnya hancur.

Keruntuhan Sektor Jasa Menyeret Dolar AS

Indek Dolar AS dengan cepat meninggalkan kenaikan sebelumnya di kisaran 105,60/65 dan tergelincir kembali di bawah 105,00
setelah investor mencerna laporan Nonfarm Payrolls dan Indek Sektor Jasa ISM. Memang terjadi kenaikan lapangan kerja menurut
angka NFP, dan tingkat pengangguran berdetak lebih rendah menjadi 3,5% (dari 3,6%). Namun Pendapatan Per Jam Rata-Rata,
melemah setelah meningkat 0,3% MoM dan 4,6% YoY. Hilangnya momentum dalam pertumbuhan upah tampaknya memberi oksi-
gen pada pandangan bahwa Fed dapat menghentikan rencana pengetatannya dalam waktu dekat, yang pada akhirnya menempat-
kan dolar di bawah tekanan jual bersama dengan penurunan imbal hasil AS di seluruh kurva. Hasil ini diperkuat dengan keruntu-
han di sektor jasa menurut laporan ISM, angka pesanan pabrik dan pernyataan dari Direktur Fed Atlanta, R. Bostic (pemilih 2024,
hawk), Gubernur FOMC L. Cook (pemilih tetap, sentris) dan Richmond Fed T. Barkin ( pemilih 2024, sentris).

Harga Emas Melonjak Didukung Keyakinan F
ed Hampir Selesai Menaikkan Suku Bunga

Harga emas mendapat dorongan setelah laporan NFP yang solid dengan penurunan upah mendukung gagasan bahwa Fed hampir
selesai menaikkan suku bunga. Imbal hasil awalnya jatuh tetapi mengurangi kerugian karena kita masih perlu melihat beberapa
laporan inflasi lagi yang mengonfirmasi bahwa tren disinflasi tertanam kuat. Indeks ISM Services menegaskan bahwa ekonomi AS
menunjukkan tanda-tanda pelemahan lebih lanjut karena sektor jasa menyusut, yang seharusnya mendukung kasus untuk me-
megang emas.

Keuntungan Harga Minyak Terpangkas Kekhawatiran Pasar

Minyak mentah berjangka WTI memangkas kenaikan sebelumnya menjadi ditutup pada $73,8 per barel pada hari Jumat, mem- bukukan penurunan 8% pada minggu ini karena kekhawatiran resesi melebihi kekhawatiran persediaan rendah di AS. Melonjaknya infeksi Covid di China terus menggelapkan prospek permintaan importir utama meskipun ada upaya pembukaan kembali oleh pihak berwenang. Sebagai tambahan, konsumen utama India memperkirakan pertumbuhan ekonominya akan melambat pada tahun keuangan saat ini karena permintaan yang terpendam dari tingkat pemulihan pandemi telah habis. Para investor terus menilai berita bahwa Saudi Aramco memangkas harga minyak mentah ke Asia dan Eropa sebagai tanda potensi permintaan yang lesu. Di sisi lain, kekhawatiran pasokan mereda penurunan minyak menjelang akhir minggu. Data EIA menunjuk- kan bahwa stok sulingan AS, yang meliputi diesel dan minyak pemanas, turun 1.427 juta barel pekan lalu meskipun perkiraan penurunan 396.000 barel lebih ringan. Ekspor produk mentah dan olahan AS juga naik 1,33 juta barel pekan lalu, menantang tanda -tanda permintaan asing yang lebih rendah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*