Minyak Melemah Karena Kekhawatiran Varian Delta, Meksiko

Dolar AS Menguat Setelah Pernyataan Kaplan & Bullard

Dolar Amerika Serikat (AS) reli pada hari Kamis setelah dua pejabat The Fed yang hawkish meminta bank sentral AS untuk mulai mengakhiri program pembelian obligasinya. Menjelang pidato Ketua Fed Jerome Powell di Jackson Hole, Presiden Fed distrik Dallas Robert Kaplan mengatakan dia masih yakin pada bulan September The Fed akan mengumumkan rencana tapering untuk dimulai pada bulan Oktober atau segera sesudahnya. Sebelumnya, Presiden Fed St. Louis James Bullard mengatakan The Fed “bersatu” di sekitar rencana untuk mulai mengurangi $120 miliar dalam pembelian obligasi bulanan. Setelah komentar Kaplan dan Bullard, imbal hasil Treasury AS tenor 10-tahun mencapai level tertinggi sejak 12 Agustus sebelum koreksi ke 1,3491%% setelah pasar AS ditutup. Komentar dua pejabat The Fed tersebut juga mengangkat dolar rebound dari level terendah satu minggu, berakhir di 93,04 atau naik 0,24%.

Poundsterling Melemah, Namun Masih Naik Minggu Ini

Poundsterling melemah atas dolar AS kemarin, namun masih menguat minggu ini berkat pulihnya risk-on. Sterling bergerak bersamaan dengan sentimen risk-on global dalam beberapa pekan terakhir. Sementara kekhawatiran tentang varian Delta virus corona telah mengguncang saham, menguatnya harga komoditas telah membantu mata uang yang lebih berisiko dan berkorelasi dengan pertumbuhan, termasuk pound.

Emas Stabil Setelah Sempat Anjlok

Emas Harga emas stabil setelah terkoreksi tajam pada hari Kamis karena investor menantikan sikap Federal Reserve AS pada pengurangan stimulus ekonomi di simposium Jackson Hole. Spot emas naik 0,1% menjadi $1.792,01 per ons. Emas berjangka AS ditutup naik 0,2% pada $1.795,20. Emas tergelincir 1,2% dan di bawah level penting $1.800 pada hari Rabu karena dolar yang lebih kuat mengurangi daya tariknya.

Minyak Melemah Karena Kekhawatiran Varian Delta, Meksiko

Harga minyak melemah pada hari Kamis, menghentikan reli tiga hari di tengah kekhawatiran baru atas permintaan karena meningkatnya infeksi COVID-19 dan setelah Meksiko memulihkan beberapa produksi setelah kebakaran yang mengganggu pasokan. Brent turun 1,6%, menjadi $ 71,07 per barel, sementara WTI AS turun 1,4% di 67,42 . Wabah COVID-19 varian Delta telah menimbulkan kekhawatiran tentang kekuatan pemulihan ekonomi global. Sementara itu, Meksiko telah mulai memulihkan produksi setelah kebakaran di anjungan lepas pantai pada hari Minggu yang melumpuhkan lebih dari 400.000 barel per hari (bph) produksi. Pada hari Selasa, perusahaan minyak negara Petroleos Mexicanos (Pemex) telah memulihkan produksi 71.000 barel per hari dan diperkirakan akan menambah tambahan 110.000 bph minggu ini. Penurunan minyak dapat dibatasi karena adanya potensi ancaman badai di Pantai Teluk AS akhir pekan ini.

Wall Street Koreksi Karena Kekhawatiran Afghanistan, Tapering

Reli Wall Street terhenti dan berakhir melemah pada perdagangan Kamis karena kekhawatiran perkembangan konflik Afghanistan. Selain itu, kekhawatiran potensi perubahan kebijakan The Federal Reserve jelang pertemuan Jackson Hole mendorong aksi jual yang luas. Indeks Dow Jones turun 0,54% ke 35.213,12, S&P 500 melemah 0,58% ke 4.470,00 dan Nasdaq Composite melorot 0,64% ke 14.945,81.

Fokus Hari ini: Pidato Powell & Core PCE AS

Hari ini ketua the Fed Jerome Powell akan menyampaikan pidatonya di simposium Jackson Hole. Pasar akan mencerna pernyataannya, terutama terkait waktu pelaksanaan tapering. Jika Powell memberi sinyal tapering, dollar kemungkinan akan menguat. Sebelum itu, ada data core PCE AS, yang diperkirakan tumbuh 0,3% di Juli. Sementara secara tahunan diperkirakan tumbuh 3,6%, di atas target inflasi 2% The Fed.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*