OPEC dan Rusia mulai dekat dengan kesepakatan perpanjangan pemangkasan output

Dollar Kanada menguat ke level tertinggi tiga bulan atas dollar setelah kebijakan likuiditas yang dijalankan oleh the Fed dalam menghadapi virus corona, membebani kinerja dollar AS.  Krisis keuangan yang terjadi di bulan Maret sebelumnya sempat mengangkat pamor dollar karena perannya sebagai safe haven. Namun, seiring dengan kebijakan stimulus yang dijalankan bank sentral dunia, selera berisiko mulai muncul. Kemarin, bursa saham menguat karena harapan pemulihan ekonomi global. Harga minyak dunia pun mengalami kenaikan. Kanada merupakan negara produser minyak. Jadi loonie mendapat dukungan dari meningkatnya sentimen risk appetite. Sementara itu, data semalam menunjukkan aktifitas manufaktur Kanada terkontraksi 40,6 di Mei, lebih baik dari kontraksi di bulan sebelumnya 33,0.

Poundsterling naik ke level tertinggi empat minggu atas dollar dan kokoh bertahan di atas level 1.2400 seiring meningkatnya sentimen risk-on di pasar global yang membuat safe haven dollar melemah. Sentimen risk appetite meningkat setelah adanya tanda-tanda bahwa ekonomi Eropa sudah mencapai fase terburuk. Namun, sterling masih terbebani beberapa faktor, termasuk Brexit dan spekulasi negative rate.

Harga emas menguat kemarin, didorong oleh meningkatnya ketegangan Washington dan Beijing, serta demonsntrasi di AS mengenai rasisme. Harga emas sempat menyentuh level tertinggi satu minggu di level $1744,19. Ketegangan AS-China meningkat ketika setelah mengancam akan melakukan retaliasi dengan menghentikan produk-produk pertanian AS setelah Washington mengatakan akan menghapus status perlakuan khusus Hong Kong. Kenaikan emas juga didorong oleh pelemahan dollar, yang jatuh ke level terendah sejak pertengahan Maret tahun ini.

Harga minyak bergerak flat karena karena kekhawatiran mengenai ketegangan hubungan bilateral antara AS dan China, diimbangi oleh berita yang menyebutkan bahwa OPEC dan Rusia mulai dekat dengan kesepakatan perpanjangan pemangkasan output. Investor tetap waspada setelah peringatan China mengenai retaliasi atas tindakan AS di Hong Kong. Pemerintah Beijing telah meminta kepada BUMN China untuk menghentikan pembelian kedelai dan daging babi dari Amerika Serikat. China juga bisa memperluas retaliasi tersebut terhadap produk-produk pertanian A.S. jika Washington mengambil bertindak lebih jauh. Kebijakan presiden Trump untuk memulai proses penghapusan perlakuan khusus untuk Hong Kong telah menyulut ketegangan antara Washington dan China. Meski begitu, harga minyak masih mendapat dorongan sentimen dari kemungkinan diperpanjangnya kesepakatan pemangkasan output oleh OPEC+.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*