Pasar Saham AS Turun Setelah Pendapatan iPhone Gagal Memenuhi Ekspektasi

BEST CHART
EUR/USD(Euro versus USD) –Daily Candlesticks

EUR/USD telah turun dalam 5 sesi perdagangan berturut-turut dan sedang menguji support dekat 1,1616. Penembusan level tersebut akan mengarah pada pengujian level retracement Fibonacci 38% yang mendekati 1,1490. Pair tersebut saat ini sudah oversold, berada di 14.77, di bawah level kritis oversold di 20, yang bisa menandakan koreksi.

MARKETS
Saham AS menutup minggu lalu dengan catatan buruk menjelang pemilihan umum pada hari Selasa. Penjualan iPhone yang lebih buruk dari perkiraan dirilis setelah tutup pasar pada hari Kamis, membebani saham teknologi dan indeks utama. Sektor-sektor di S&P 500 bervariasi, penurunan dipimpin saham teknologi, sementara sektor energi melawan tren.
Bitcoin membukukan bulan yang luar biasa, naik lebih dari 25% di bulan Oktober. Bitcoin versus greenback menutup bulan perdagangan Oktober di 13.535 yang merupakan penutupan bulanan tertinggi sejak penutupan bulanan tertinggi sepanjang masa pada Desember 2017 di 13.880.
Pasangan EUR/USD turun dalam lima sesi berturut-turut pada hari Jumat dan turun 1,7% untuk minggu ini. Komentar ECB Kamis lalu yang mengatakan bahwa mereka kemungkinan akan menurunkan suku bunga pada bulan Desember setelah proyeksi yang dovish membebani mata uang Eropa tersebut.
Harga emas rebound tipis pada hari Jumat, namun tetap turun 1,2% selama sepekan. Emas telah turun berbarenagan ekuitas dan belum menjadi safe haven. Reli dolar AS membebani harga logam kuning. Harga minyak turun dalam tiga sesi perdagangan berturut-turut pada hari Jumat dan sudah turun lebih dari 10% pekan lalu. Melonjaknya kembali penyebaran COVID-19 dan naiknya cadangan minyak AS yang lebih besar dari ekspektasi menyebabkan hambatan untuk minyak.

Apple Misses on iPhone Sales
Apple melaporkan pendapatan Q4 yang lebih baik dari yang diharapkan setelah penutupan pasar pada hari Kamis, namun penjualan iPhone meleset dari perkiraan. Earning per share (EPS) Q4 sebesar $0,73 per saham dibandingkan dengan ekspektasi bahwa EPS akan mencapai $ 0,70 per saham. Pendapatan Q4 dilaporkan sebesar $64,70 miliar versus ekspektasi $63,47 miliar. Penjualan dari iPhone pada Q4 fiskal turun 21% menjadi $26,44 miliar meleset dari ekspektasi $27,06 miliar. Saham Apple turun 5,6% pada hari Jumat, menyeret penurunan bursa saham AS.

Bond yields
Data consumer spending AS yang lebih kuat dari perkiraan berhasil mengangkat imbal hasil obligasi AS ke penutupan mingguan tertinggi sejak Juni 2020. Momentum kenaikan yang kuat pada imbal hasil obligasi AS dalam hubungannya dengan komentar dari ECB membebani dollar AS. Data minggu depan, ada manufaktur ISM, service ISM, dan laporan ketenagakerjaan AS – belum lagi pemilu – akan membantu memberikan arahan yang jelas untuk imbal hasil AS.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*