Kam. Feb 22nd, 2024

EUR/USD mundur pada hari Rabu ke area 1,0850, didorong oleh Dolar AS yang lebih kuat setelah rilis data ekonomi AS. Pasangan mata uang ini terus mundur dari level tertinggi bulanan, dalam sebuah pergerakan yang dipandang sebagai koreksi.

Presiden Bundesbank Joachim Nagel menyatakan pada hari Rabu bahwa suku bunga di Zona Euro mendekati puncaknya. Para pelaku pasar percaya bahwa suku bunga tidak akan naik lebih lanjut kecuali inflasi kembali naik.

Data utama akan dirilis pada hari Kamis dengan IMP awal bulan November. Prakiraan menunjukkan peningkatan lebih lanjut, tetapi semua angka diprakirakan akan tetap di bawah 50. Data ini berpotensi mempengaruhi pasar. Kejutan negatif dapat memberikan tekanan tambahan pada koreksi EUR/USD saat ini. IMP Jasa Awal Zona Euro diprakirakan akan naik dari 47,8 ke 48,0 dan Manufaktur dari 43,1 ke 43,3. Juga pada hari Kamis, Bank Sentral Eropa (ECB) akan merilis risalah rapat kebijakan moneter terbarunya.

Dolar AS pulih lebih jauh dari posisi terendah bulanan, mendapatkan momentum setelah rilis data AS yang beragam yang menunjukkan penurunan yang lebih besar dari prakiraan dalam Klaim Pengangguran dan kontraksi yang lebih besar dari yang diprakirakan dalam Pesanan Barang Tahan Lama. Pada hari Kamis, pasar AS akan tetap tutup. Imbal hasil obligasi naik, memberikan dukungan pada koreksi Dolar AS yang sedang berlangsung. Sentimen pasar tampaknya siap untuk beberapa konsolidasi ke depan.

Prospek Teknis EUR/USD Jangka Pendek

EUR/USD melemah lebih lanjut setelah tidak mampu bertahan di atas 1,0950. Pada hari Rabu, pasangan mata uang ini menemukan resistance di 1,0920 sebelum kembali turun. Pasangan mata uang ini menemukan support di 1,0850. Penurunan dapat berlanjut menuju level support penting berikutnya yang terlihat di 1,0830. Garis tren turun jangka pendek berada di 1,0900, sehingga pergerakan di atas level tersebut dapat membawa momentum kembali ke Euro.

Pada grafik 4 jam, indikator teknis terus menunjukkan bias ke sisi bawah namun tidak memiliki keyakinan yang kuat. MACD mencerminkan tanda-tanda bearish, dan Relative Strength Index (RSI) mendatar, mengindikasikan potensi konsolidasi ke depan antara 1,0890 dan 1,0860 atau di sekitar area 1,0830. Penurunan di bawah level tersebut akan meningkatkan tekanan bearish, dan mengekspos Euro pada penurunan lebih lanjut.

Klik link, agar tidak ketinggalan informasi menarik lainnya seputar dunia trading.

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *