USD/TRY Turun Setelah CBRT Naikkan Suku Bunga Besar-Besaran

Emas sedang berkonsolidasi setelah penurunan harian $100 dengan membentuk pola bear flag, dimana targetnya adalah panjang dari penurunan sebelumnya dari area breakout, yang target penurunannya adalah $ 1750 per oz.

MARKETS
Bursa saham Wall Street menguat pada hari Kamis, namun lebih didorong oleh saham teknologi daripada real-world setelah buy on dip di tengah kekhawatiran akan meningkatnya kasus virus. Pada hari Kamis, CDC (pusat pengendalian penyakit) menyarankan orang Amerika tidak melakukan perjalanan untuk Thanksgiving, tradisi hari libur keluarga. Ada juga optimisme yang bisa didapat dari kabar baik uji coba tahap 2 dari AstraZeneca tentang vaksin COVID-nya.
Dolar AS berbalik turun setelah data klaim pengangguran AS mengecewakan dan karena sentimen pasar secara keseluruhan meningkat, mengurangi kebutuhan safe haven.
Emas turun lebih dari 1% untuk menguji kembali support utama di $ 1850 per oz. Penembusan yang akan terjadi dalam Bitcoin telah menarik perhatian minggu ini.
Bitcoin menghapus kerugian awal untuk naik kembali lebih dari $18.000 Crypto lainnya, Ethereum naik ke atas bulan Juni dan mencetak level tertinggi baru dalam 2 tahun.
Setelah beberapa hari positif, harga minyak akhirnya turun pada hari Kamis di tengah prospek permintaan yang memburuk karena pembatasan baru di beberapa negara bagian. Minyak akan cenderung dalam pola bertahan sampai pertemuan OPEC pada 30 November.

TRY new era
CBRT (Central Bank of the Republic of Turkey) menaikkan suku bunga seperti yang diperkirakan dari 10,25% menjadi 15% dalam penyesuaian besar pertama kali atas kebijakan moneter. Lira Turki menguat lebih dari 2% terhadap dolar dan euro. USD/TRY berada di 7,52 setelah menembus 8,00 untuk pertama kalinya bulan lalu. Mata uang telah melemah tajam sejak 2013 ketika nilai tukar berada di bawah 2.0 dan mungkin akan segera pulih.
Penguatan lira tersebut menjadi kenaikan mingguan terbesarnya sejak 2008 ketika Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjanji untuk mengadopsi model ekonomi baru yang berpusat pada inflasi yang lebih rendah dan investasi internasional. Perubahan haluan yang nyata dalam sikap terhadap devaluasi mata uang dan inflasi di Turki setelah pelantikan gubernur bank sentral baru Naci Agbal telah membuat investor berduyun-duyun kembali ke aset Turki.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*