Wacana Para Bisnis Insider Di Market Global

By Mario Alexander

Menurut Bisnis Insider, Para Analis Memperkirakan Bahwa Rebound Yang Terjadi Saat Ini Di Market Global Hanya Bersifat Sementara, Melihat Bahwa Ini Adalah Akhir Kwartal Dan Pembukaan Kwartal Baru Di Tahun Ini. Rebound Ini Hanya Akan Menjadi Crash / Signal Untuk Kejatuhan Market.

Great Depression Yang Yang Akan Terjadi Tahun Ini Bisa Saja Melebihi Kejadian Yang Terjadi Sebelum Nya. Indikasi Nya Bisa Dilihat Dari Persamaan Chart Yang Terjadi Terhadah Dow Industrial Di Tahun 1920 –1930.

Keputusan The Fed Jika Terjadi Pemberlakuan Zip ( Zero Interest Rates Policy ) Akan Bereffect Ke Ekonomi Seluruh Dunia. Coba Lihat Chart Suku Bunga Amerika 2008 -2012

Keputusan Bank Central Jepang Dimana Tetap Mempertahakan Zip, Terbukti Tidak Mampu Mengangkat Performa Usd , Justru Perdagangan Usd Yen Tetap Terjadi Pelemahan Usd

Berdasarkan Reuters Hari Ini, White House Memberikan Harapan Bahwa Ekonomi Amerika Akan Terjadi Rebound Di Kuartal Ke Empat Tahun Ini, Namun Jika Melihat Kondisi Saat Ini Dimana Gdp Us Di Prediksi Akan Jatuh 30%-40% Di Akhir Kuartal Ke 2 Ini Dan Tingkat Pengangguran Us Yang Meningkat 16% – 20% , Menjadi Shok Therapi Di Tengah Pademik Virus Corona. Trum Dalam Pidato Nya Di White House Selasa Kemarin Bahkan Mengatakan Memindahkan Fokus Nya Tidak Untuk Jangka Pendek, Namun Lebih Memilih Jangka Panjang. Harapan Akan Terlihat Di Kwartal Ke Empat Di Tahun Ini.

The Fed Telah Memberlakukan Paket Stimulus Luar Biasa, Memberlakukan Pembelian Obligasi, Dan Memberikan Pinjaman Untuk Pasar Kredit, Namun Pasar Melihat  Bahwa Kebijakan Ini Tidak Bersifat Jangka Panjang, Karena Ketakutan Market Saat Ini Terpecah Akan 2 Hal. Yaitu Pademik Covid Yang Mematikan Industrial Dan Belum Terdapat Solusi Signifikan Walau Pun Sempat Muncul Harapan Melalui Uji Coba Vaksin, Namun Ternyata Gagal, Dan Yang Kedua Adalah Faktor Demand, Namun Suplay Menjadi Hambatan.

Saat Resesi 2008, The Fed Memberlakukan Paket Stimulus Yang Mengangkat Kinerja Emas Hingga Mencapai Harga Tertinggi Sepanjang Sejarah, Apakah Kebijakan Yang Di Lakukan Tahun Ini Akan Sama ? Kembali Perhatikan, Ini Adalah Siklus Resesi Dan Depresi.

Faktor Oil Crash, Jatuh Nya Harga Oil Adalah Dampak Yang Terlihat Jelas Untuk Industrial, Salah Satu Institusi Financial Yang Berbasis Otomotif Bahkan Menarik Pembelian Nya Untuk Short Term ( Harga Kontrak Juny ) Dan Lebih Memilih Kontrak Yang Yang Lebih Jauh.

Resesi 2008 – 2012 Adalah Contoh Terdekat Yang Bisa Di Jadikan Acuan Sementara 

Dosa The Fed Adalah Di Tahun 2008 Saat Krisis, The Fed Memberlakukan Hal Yang Sama Ya Itu Bailout , Qe , Cetak Dollar, Menciptakan Perusahaan Zombie, Sehingga Terjadi Kembali Hiperbubble.

Keluarnya Para Investor Utama Dari Pasar Saham Semenjak 2019 Untuk Mengantisipasi Kehancuran Market Global

Para Investor Lebih Memilih Investasi Yang Bersifat Spekulatif Untuk Jangka Pendek, Dari Pada Memikirkan Jangka Panjang.

ECB Di Perkirakan Tetap Memberlakukan Zip, Yang Perlu Di Perhatikan Bahwa Negara Negara Di Eropa Mulai Memberlakukan Kelonggaran Lockdown Di Wilayah Eropa Dengan Tujuan Menghidupkan Kembali Perekonomian Nya , Terutama Settelah Di Tinggal Inggris Yang Sebelum Nya Menjadi Salah Satu Pensupport Perekonomian Eropa. Dan Saat Ini Uni Eropa Sedang Dalam Kondisi Yang Terjepit. Di Harapkan Kebijakan Ekonomi Dan Moneter Yang Akan Di Keluarkan Besok Lusa, Dapat Meningkatkan Performa Euro. 

Lalu, Sebagai Pelaku Retail, Apa Kah Yang Harus Saya Lakukan ?

Pilihan Anda Ada 2 :

Cermat Memilih Timing Short Term,

Kembali Melihat Pergerakan Weekly Dan Daily Chart Yang Sudah Pernah Terjadi Dan Tandai. Karena Saya Percaya, Dalam Trading History Selalu Berulang. Temukan Persamaan Nya. Jika Ada Moment Untuk Masuk Short, Jangan Ragu. Volatility Bukan Lah Hal Menakutkan.

Dan Mengorbankan Waktu Untuk Berinvestasi Jangka Panjang.

Hal Ini Di Perlukan, Mengingat Kita Adalah Pengejar Momentum Untuk Mendapatkan Cuan. Mengatur Risk Reward Itu Penting, Dan Menentukan Timimg Pas Untuk Berinvestasi Itu Sulit, Mengingat Volatility Market Yang Luar Biasa Sehingga Mempengaruhi Psikologis Trading Kita. Jadi Sebelum Masuk Market Pastikan Anda Akan Jadikan Harga Ini Untuk Short Term Atau Justru Untuk Long Term.

Sebagai Pengingat :

Start Minggu Ini Akan Terjadi Roller Coaster Harga Lagi, Data2 Fundamental Yang Perlu Di Perhatikan Dimulai Tgl 28-30 Data Earning Quartal Faang, Facebook, Apple, Amazon, Google (Merupakan Kapital Terbesar Pergerakan Index Saham Usa), 29 Malam Gdp Advance Us, 30 Subuh Fed Meeting Yg Ada Kemungkinan Pangkas Suku Bunga Di Bawah 0% Pertama Kali Dalam Sejarah.

Dimana Respon Pasar Kemungkinan 75% Saham Snp Jatuh Buat Low Baru Di Bawah 2180.00 Ke 1670.00 (Resistance 2885.00), Xauusd Buat Low Baru Di Bawah 1450 Ke 1200 (Resistance 1753.00), Gbp Buat Low Baru Di Bawah 1.1400 Ke 1.1200 (Resistance 1.2480). Oil Turun Lagi Test Low $6.50 (Resistance $21.80)

Dan Selanjutnya Perlu Di Perhatikan Adalah Minggu Pertama Bulan Mei, Di Mana NFP Menjadi Puncak Roler Coaster.

Analisa Ini Saya Perkiraan Akan Di Capai Sampai 30 Mei 2020.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*